Hidup enak dan dimanja dapat menunda kedewasaan

Anak yang hidup dengan banyak fasilitas dan materi dari orangtua bisa membuat si anak hidup tenang tanpa adanya tantangan dan desakan hidup yang membuatnya bermalas-malasan dan cenderung lebih besar pasak daripada tiang. Dengan tidak dewasa anak-anak tersebut akan terus ingin bergantung pada orangtua selama mungkin sehingga tidak baik untuk masa depannya. Mereka akan dewasa karena terpaksa.

Berbeda dengan anak yang dibiasakan hidup penuh perjuangan hidup untuk menggapai masa depan yang lebih baik dari yang sekarang dijalani. Anak itu akan berupaya untuk maju menggapai apa yang diinginkannya dengan cepat menjadi dewasa karena keinginan sendiri dan mulai berjuang memperbaiki hidup. Tetapi tidak menjamin semua anak tersebut akan seperti itu. Justru bisa jadi kalau anak sifatnya hanya menerima nasib yang ditakdirkan ya selamanya tidak akan maju.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s